Senin, 02 Juli 2012

Pernapasan pada Ikan


Oleh: Dedi Harmoko


Ikan bernapas dengan Insang (branchia) yang terdapat di sisi kanan dan kiri kepala (kecuali ikan Dipnoi yang bernapas dengan paru-paru). Insang berbentuk lembaran-lembaran tipis berwarna merah muda dan selalu lembap. Bagian terluar dari insang berhubungan dengan air, sedangkan bagian dalam berhubungan erat dengan kapiler-kapiler darah. Tiap lembaran insang terdiri dare sepasang filamen, dan tiap filamen mengandung banyak lapisan tipis (lamela). Pada filamen terdapat pembuluh darah yang memiliki banyak kapiler sehingga memungkinkan O2 berdifusi masuk dan CO2 berdifusi keluar. Insang pada ikan bertulang sejati ditutupi oleh tutup insang yang disebut operkulum, sedangkan insang pada ikan bertulang rawan tidak ditutupi oleh operkulum.

Fungsi Insang dan Labirin:
Insang tidak saja berfungsi sebagai alat pernapasan tetapi dapat pula berfungsi sebagai
1.      Alat ekskresi garam-garam,
2.      Penyaring makanan,
3.      Alat pertukaran ion,
4.      Osmoregulator.

Beberapa jenis ikan mempunyai labirin yang merupakan perluasan ke atas dari insang dan membentuk lipatan-lipatan sehingga merupakan rongga-rongga tidak teratur. Labirin ini berfungsi menyimpan cadangan 02 sehingga ikan tahan pada kondisi yang kekurangan 02. Contoh ikan yang mempunyai labirin adalah: ikan gabus dan ikan lele. Untuk menyimpan cadangan 02, selain dengan labirin, ikan mempunyai gelembung renang yang terletak di dekat punggung.

Bagian-bagian Insang :
Insang ikan tersusun atas bagian-bagian berikut ini :
1.  Tulang Lengkung Insang sebagai tempat melakeatnya tulang tapis insang dan daun insang, mempunyai banyak saluran-saluran darah dan saluran syaraf
2.  Tutup Insang (Operkulum), hanya terdapat pada ikan bertulang sejati, sedangkan pada ikan bertulang rawan, tidak terdapat tutup insang. Operkulum berfungsi melindungi bagian kepala dan mengatur mekanisme aliran air sewaktu bernapas.
3.      Membran Brankiostega (selaput tipis di tepi operkulum), berfungsi sebagai katup pada waktu air masuk ke dalam rongga mulut.
4.      Lengkung Insang (Arkus Brankialis).
5.      Lembaran (Filamen) Insang (Holobrankialis), bewarna kemerahan.
6.      Saringan Insang (Tapis Insang), berfungsi untuk menjaga agar tak ada benda asing yang masuk ke dalam rongga insang.
7.      Mulut Ikan.
8.      Labirin.
9.      Pulmonis.
10.  Duktus pnemautikus.

Mekanisme pernapasan Ikan
Mekanisme pernapasan pada ikan diatur oleh mulut dan tutup insang, terdiri atas 2 tahap, yakni inspirasi dan ekspirasi. Pada Fase Inspirasi, saat tutup insang mengembang, membran brankiostega menempel rapat pada tubuh, sehingga air masuk melalui mulut dan terdorong ke arah daerah insang.. Air dengan oksigen yang larut di dalamnya membasahi filamen insang yang penuhi kapiler darah. Oksigen dalam air akan berdifusi ke dalam sel-sel insang. Hemoglobin darah di dalam pembuluh mengikat oksigen dan membawanya beredar ke seluruh jaringan tubuh. Dalam jaringan tubuh, darah akan melepaskan oksigen dan mengikat karbon dioksida. Sebaliknya pada Fase Ekspirasi, jika mulut ditutup, tutup insang mengempis, rongga faring menyempit, dan membran brankiotega melonggar sehingga karbon dioksida yang dibawa oleh darah dari jaringan akan keluar dari tubuh ke air secara difusi bersama air melalui celah dari tutup insang.

Hal-hal yang berkaitan dengan sistem pernapasan :
1.      Perairan harus mengandung O2 cukup banyak
2.      Bila perairan kurang O2, ikan akan antara lain :
a. menuju permukaan
b. menuju tempat pemasukkan air
c. menuju tempat air yg berarus
3.      Daun insang harus dalam keadaan lembab

Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan ikan akan O2:
1.      Ukuran dan umur (stadia hidup) : ikan-ikan kecil membutuhkan O2 lebih besar
2.      Aktivitas ikan : yang aktif berenang membutuhkan O2 lebih besar
3.      Jenis kelamin : ikan betina membutuhkan O2 lebih besar
4.      Stadia reproduksi : ikan yang bereproduksi membutuhkan O2 lebih besar

3 komentar:

Berikan komentar Anda untuk kebaikan Kita bersama